Polrestro Bekasi Kota adakan latihan bagi pemohon SIM

Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, berupaya meminimalisasi praktik percaloan dengan mengadakan latihan praktik kendaraan dan tes tulis bagi para pemohon Surat Izin Mengendara (SIM) setiap akhir pekan.

“Kebijakan ini resmi kita berlakukan saat ini. Kegiatan pelatihan ini kita laksanakan setiap hari Minggu pukul 09.00-12.00 WIB kepada para pemohon yang sebelumnya tidak pernah lulus serta masyarakat umum yang mau mencoba,” kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto di Bekasi, Kamis.

Menurut dia, kegiatan tersebut akan rutin dilaksanakan di  lapangan uji praktik kendaraan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Mapolrestro Bekasi Kota Jalan Pramuka Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Kegiatan yang digelar secara gratis itu akan memprioritaskan pemohon yang telah gagal ujian praktik maupun tertulis.

Namun bagi pemohon lain juga dipersilakan agar pada saat ujian berlangsung bisa lulus dengan hasil maksimal.

“Yang perlu dicatat, kegiatan ini sifatnya gratis tanpa pungutan biaya apapun,” katanya.

Khusus untuk soal ujian tertulis, kata dia, telah disiapkan simulasinya berupa kerta soal yang bisa dibawa pulang pemohon ke rumahnya untuk dipelajari.

“Dengan adanya latihan teori dan praktik ini, harusnya ujian pasti lulus dan tidak ada calo,” katanya.

Indarto mencatat, setiap harinya satuan Lalu Lintas Polrestro Bekasi Kota mencatat ada sekitar 171-200 pemohon SIM baru yang dilayani, namun tidak seluruhnya lolos tergantung dengan kemampuan masing-masing pemohon.

Sementara itu, salah satu pemohon SIM Bramarvy Munajat (19) mengapresiasi kebijakan itu sebagai sarana berlatih bagi dirinya yang telah tiga kali berturut-turut gagal praktik kendaraan.

“Sebetulnya tesnya gampang saja, apalagi tes teorinya, tapi karena masih belum terbiasa, jadinya tidak fokus dan gagal terus. Kalau ada pelatihan begini saya jadi lebih terbiasa lagi,” kata pemohon SIM C itu. Bekasi (Antaranews Megapolitan)

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya