Polsek Jati Asih Tangkap Pelaku Pecah Kaca Mobil

Bekasi – Warga Kelurahan Jati Asih, Kecamatan Jati Asih, di Jalan Wiabawa Mukti I, RT 005, RW 008, tangkap aksi pencurian modus pecah kaca. Pelaku sempat diamuk oleh warga hingga babak belur. Kejadian terjadi pada Selasa sore, 31 Oktober 2018, pukul 19.30 WIB. 

Pelaku diketahui berjumlah dua orang. Satu pelaku berhasil tertangkap tangan oleh warga. Sementara satu pelaku sebagai pemantau, berhasil lepas. 

“Saat kejadian, korban bersama rekannya sedang memarkirkan kendaraannya untuk membeli bakso. Tidak lama, pelaku langsung beraksi, melakukan pemecahan kaca kendaraan korban bernomor polisi B 1632 VIU bermerk Daihatsu Terrios berwarna Biru,” terang Kapolsek Jati Asih, Kompol Illi Anas kepada awak media, Kamis (01/11/2018). 

Pelaku tertangkap tangan, saat melakukan aksinya yang kepergok oleh warga. Menurut Kapolsek Jati Asih, mengetahui kejadian tersebut, korban langsung meneriaki pelaku, sehingga mengundang reaksi warga sekitar. 

“Korban langsung meneriaki maling, pelaku yang merupakan eksekutornya kabur menggunakan sepeda motor, sedangkan pelaku yang mengambil tas berhasil ditangkap warga,” ungkapnya. 

Pelaku diketahui adalah warga di Kampung Bubulak, Bojong Kulur, Kabupaten Bogor, bernama Ariyanto, berumur 41 tahun, yang bekerja sebagai sopir limbah di salah satu perusahaan di Bogor. Aksi pelaku bukan kali pertamanya. Menurut Kompol Illi, aksinya ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali di Kota Bekasi, dengan modus yang sama. Area operasi yang kerap dilakukan pelaku selama ini adalah wilayah Bantargebang, Gunung Putri dan Jati Asih. 

“Modus yang dilakukan pelaku memecahkan kaca menggunkan serpihan busi yang dimuluti dengan air liur terlebih dahulu, lalu dilemparkan ke kaca mobil yang menjadi incerannya. Karena busi lebih padat dari kaca, maka kaca akan pecah secara merata, pelaku langsung mendorong kaca yang sudah pecah lalu mengambil barang berharga dalam mobil,” katanya. 

Pasca dihujani bogem mentah, Pelaku digelandang ke Polsek Jati Asih oleh tim Buser. Sejumlah barang bukti pun berhasil diamankan, diantaranya satu unit laptop beserta tasnya dan serpihan busi yang menjadi modus pecah kaca. 

“Saya menghimbau kepada masyrakat agar memarkirkan kendaraannya yang terdapat juru parkir. Jika ada barang bawaan, tidak ditinggalkan didalam mobil,” imbuhnya. 

Saat ini Polisi masih mengejar rekan pelaku bernama Soleh, yang kabur saat mengetahui aksinya diketahui warga. Atas ulahnya, pelaku dikenakan pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHP dengan ancaman penjara selama tujuh tahun. Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya tujuh tahun.

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya