Preman Merajalela di Kota Bekasi ? Begini Kata Kabag ops dan Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota.

BEKASI KOTA – Dalam kegiatan On Air di Radio Elgangga 100.3 fm, Kabag Ops Polres Metro Bekasi Kota Kompol Herman, SH, MH didampingi oleh Kasubbag Humas kompol Erna Ruswing Andari , Rabu (06/11/2019)
Tema yang di diskusikan dalam siaran langsung kali ini di radio Elgangga bersama Kabagops dan Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota yaitu tentang Premanisme, karena viralnya video kemarin terkait Premanisme.

Kabag Ops Polres Metro Bekasi Kota Kompol Herman,SH,MH menyampaikan “bahwa seluruh Jajaran Polres Metro Bekasi Kota terdiri dari delapan Polsek sudah melaksanakan operasi premanisme sampai saat ini kami sampaikan bahwa terkait dengan kegiatan operasi sudah berlangsung 2 hari yang lalu sampai dengan hari ini sudah melaksanakan kegiatan ini siang malam dan sudah kami melaksanakan kegiatan operasi ini korelasi dengan represif sudah menangani yang diduga tersangka sekitar 92 orang.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari menambahkan “bahwa terkait viralnya video kemarin, yang bersangkutan sudah melakukan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya. Kami dari Pihak Polres Metro Bekasi Kota dengan tegas tidak akan mentoleransi premanisme dan akan menindak lanjuti bentuk bentuk premanisme di wilayah Kota Bekasi.”

Ibu Dede sebagai pensiunan sebagai penelpon interaktif di Radio Elggangga menyampaikan bahwa saat pergi naik angkot ke arah Blok M, ada pengamen tetapi memaksa saat meminta. Setelah turun, ibu Dede baru sadar bahwa HP miliknya hilang. Tanggapan dari Kabagops Polres Metro Bekasi Kota ialah karena itu kami sudah berusaha melakukan patroli-patroli kewilayahan pagi dan malam. Memang bermacam-macam modus yang dilakukan oleh para pelaku tersebut, kami berpesan agar tetap waspada kami pun berusaha untuk mengamankan wilayah dengan melakukan patroli patroli kewilayahan.
Pak Joni Bantar Gebang menyampaikan di perempatan perempatan itu banyak pak ogah, Mohon ditindak lanjuti karena menjalankan mobil yang memberi uang, sehingga timbul kemacetan. Tanggapan dari Kabag Ops Polres Metro Bekasi Kota ialah itu sudah kami tangkap kemarin terkait pak ogah yang memaksa meminta dan akan menempatkan anggota anggota di titik titik rawan.
Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota menanggapi pertanyaan dari Luki Vila Mas Indah yang menyampaikan “ada juru parkir di tempat pembuatan KIR yang menerapkan tarif parkir sampai 25 ribu rupiah. Kompol Erna menyampaikan bahwa kemarin sudah diamankan 6 orang pak ogah ditempat tersebut, agar masyarakat melaporkan ke pihak Polres bila merasakan resah terkait Pak ogah atau aksi premanisme-premanisme lainnya.

Terakhir di tutup oleh Kompol Herman dengan berpesan agar masyarakat selalu waspada dan saling menjaga keamanan dan Polres Metro Bekasi Kota selalu siap menjaga keamanan dan ketertiban dengan sinergitas Pemerintah Kota Bekasi, TNI juga dengan masyarakat pastinya.

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya