PRESS RELEASE KASUS PERBUATAN VIRAL MERUSAK KESOPANAN DIMUKA UMUM

Pada hari Sabtu, tanggal 07 September 2019, Polres Metro Bekasi Kota melaksanakan Press Release kasus PERBUATAN VIRAL MERUSAK KESOPANAN DIMUKA UMUM yang dipimpin oleh Waka Polres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana, S.I.K dan didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol ARMAN, SIK. MSI dan Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari.
Waktu dan tempat kejadian : hari Selasa, 3 september 2019 pukul 16.45 wib di lampu merah revotown jl raya pekayon kec. Bekasi selatan kota bekasi.
Korban : HN, 23 tahun, Islam, Mahasiswa, alamat Bekasi Timur
Tersangka : TSP, 37 tahun, Islam, Karyawan Swasta, alamat Bekasi Selatan


Telah terjadi tindak pidana merusak kesopanan dimuka umum yang terjadi pada hri selasa tanggal 03 September 2019 tahun 2019 sekira pukul 16.45 wib di lampu merah revotown jl raya pekayon kec. Bekasi selatan kota bekasi. Awal mulanya yang dilakukan pelaku TSP adalah pada saat itu korban pulang kerja dengan mengendarai sepeda motor sekitar pukul 16.45 wib, korban berhenti karena lampu merah di revotown kec. Bekasi selatan kota bekasi, kemudian korban di pepet oleh lelaki yang saat itu korban tidak diketahui namanya, lalu laki-laki tersebut sambil menelpon seseorang dan dalam pembicaraannya laki laki tersebut mengatakan dengan perkataan tidak sopan “ADUH SOB, GUA MENCIUM BAU MMK, MBA MBA SAMPING GUE KAYAKNYA DIA KEPUTIHAN DEH, GUA MENCIUM BAU MMK” namun saat itu pura-pura tidak dengar, dan korban menghindar ketempat lain, namun kemudian laki-laki itu juga mengikuti korban kembali dan posisi laki-laki itu berada di sebelah kanan korban, dan berkata dengan ucapan yang sama, lalu korban bertanya “NGOMONG APA TADI?” dan laki-laki itu diam saja, lalu korban mengambil handphone dan merekam laki-laki itu, laki-laki itu berkata “ada apa ya kenapa ya?” Setelah korban rekam dan korban upload ke instagram dan salah satu teman korban memposting ulang arau share sehingga menjadi viral. Terhadap tersangka dikenakan pasal 281 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman paling lama selama 2 (dua) tahun 8 (delapan) bulan penjara.

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya