SOSIALISASI ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI POLRES METRO BEKASI KOTA DI POLSEK JATIASIH

Polsek Jati Asih, Selasa tanggal 24 Juli 2018, pukul 09.40 Wib s/d 11.00.Wib di Aula Kantor Polsek Jatiasih Jl. Swatantra IV, Nomor 1 Jatiasih Kota Bekasi telah dilaksanakan sosialisasi Zona Intergritas menuju wilayah bebas dari korupsi Polres Metro Bekasi Kota yg disampaikan oleh Kapolres Metro Bekasi Kota yg diwakilkan oleh tiem WBK AKBP Ruslan (Kabag Ren), Iptu. Parno dan Bripka Ian.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain :

1). Kapolsek Jatiasih Kompol H. Illi Anas

2). Waka Polsek Jatiasih Akp Ahmad Gunawan

3). Para Kanit, Panit dan Kapolsubsektor serta Anggota jajaran Polsek Jatiasih Kl. 50 pers.

Mabes Polri telah menunjuk polres yang WBK yaitu Polres Metro Bekasi Kota, Polres Jakarta Selatan dan Depok polres ini yang menjadi titik sentral untuk pembangunan zona integritas menuju WBK. Dimana Udah mengarahkan semua Polres Polres lain untuk mencontoh mengacu pada pelaksanaan zona integritas menuju wbk di Polres Metro Bekasi Kota jadi gini suatu kebanggaan bagi kita;

Zona Intergritas yaitu ;

a). predikat yg diberikan kepada instansi pemerintah yg pimpinan dan seluruh anggotanya mempunyai komitmen utk mewujudkan wbk /WBBM melalui reformasi birokrasi khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik;

b). Wilayah bebas dari korupsi (wbk) predikat yg diberikan kepada suatu unit kerja yg memenuhi sebagian besar kriteria dalam menajemen perubahan penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas ini kinerja;

Apa yg harus disiapkan dalam Zona Intergritas sesuai keputusan bersama polri dan Kemenpan tahun 2018 tentang tata cara pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani : satuan fungsi yg telah melaksanakan pembangunan zona integritas dapat diusulkan menjadi WBK/WBBM harus memenuhi syarat :

a). Hasil evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah paling rendah mendapat katagori Cukup Baik nilai angka 50-60 interprestasi cukup/memadai yg dilakukan oleh pengawas intern sesuai peraturan perundang-undangan;

Program Zona Integritas antar lain :

a). Panajeman perubahan yaitu pembentukan tim Pokja, pembuatan rencana kerja Zona Integritas, pembentukan agen perubahan, perubahan mindset dan budaya kerja, keterlibatan Pim dan anggota disetiap kegiatan dan sarana sosialisasi pembangunan zona integritas; (penanggung jawab Kasi Propam)

b). Penata laksana : perubuatan standar operasional prosedur, E-office pengukuran kinerja berbasis IT dan keterbukaan informasi publik organisasi polri (Kasubbag Kum Bag Sumda)

c). Penataan sistem manajemen SDM meliputi : kebutuhan personil (renbut personil, Mutasi, peningkatan kemampuan), pengukuran kinerja personil (SMK Polri, SKP PNS Polri) dan Reward dan Pensiun (Kabag Sumda);

d). Penguatan akuntabilitas : keterlibatan pimpinan dalam penyusunan program perencanaan dan pengelolaan akuntabilitas kinerja (Kabag Ren);

e). Penguatan pengawasan yaitu Gratifikasi, sistem pengawasan internal, Whistle blowing sistem (WBS), benturan kepentingan dan pengaduan masyarakat (Kasi Was);

f). Peningkatan kualitas pelayanan publik : Standar pelayanan SPKT, SIM, SKCK, pengaduan konsultasi, kesehatan dan Budaya pelayanan prima, penilaian kepuasan dlm pelayanan (Kasat Lantas);

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya